jump to navigation

Sejarah Perkembangan Bahasa Pemograman November 22, 2011

Posted by 11523233 in : Uncategorized , trackback

Sejarah bahasa Pemrograman

Saat ini Anda dapat merasakan kemudahan dan memanfaatkan komputer karena sudah didukung oleh sistem operasi dan software yang mudah digunakan, user-friendly. Demikian juga dengan game yang kini semakin mengasyikkan untuk dimainkan. Namun, pernahkah Anda membayangkan bagaimana jerih payah para programer dalam membuatnya? Dalam membuat software , seorang programer berbekal logika dan konsep yang dia miliki, harus membuat alur logika (skema) dari software yang akan dia buat. Misalnya, mau seperti apa software yang dia buat, apa saja kemampuan yang dia miliki, dan beragam faktor lainnya. Kemudian, dengan sebuah bahasa pemrograman, dia akan berusaha menyusun pernyataan-pernyataan yang dapat dimengerti dan dijalankan oleh prosesor untuk menghasilkan sebuah output. Semakin “pintar” software yang dia buat, maka semakin rumit dan panjang pernyataan/perintah yang harus dia buat dalam bahasa pemrograman. Bersyukurlah kita dengan perkembangan bahasa pemrograman saat ini, yang sudah didukung dengan bahasa pemrograman object-oriented. Seorang programer lebih dipermudah dalam membuat pernyataan/perintah,sehingga dia dapat lebih memikirkan bagaimana membuat software yang di buat semakin komplet dan pintar. Kondisi itu berbeda dengan zaman dahulu. Kala itu, komputer dijalankan dengan pemrograman manual, yang menggunakan instruksi binary dan hex. Untuk membuat dan menjalankan program tersebut, dibutuhkan waktu yang lama dan sering dijumpai banyak kesalahan. Program kemudian menjadi sangat sulit untuk dibaca dan dimodifikasi. Saking susah dan rumitnya, pada saat itu tidak banyak orang yang tertarik untuk menjadi programer komputer. Jadi, hanya segelintir orang yang menekuninya. Ini diperparah lagi dengan masih mahalnya harga komputer kala itu. Bayangkan, sebuah software harganya bisa mencapai dua sampai empat kali harga komputer. Fenomena itulah yang kemudian memacu orang membuat bahasa pemrograman yang semakin mudah digunakan. Maka, sejak tahun 1957 terus dikembangkan danbermunculan berbagai bahasa pemrograman. Tidak kurang 150 bahasa pemrograman dirilis sejak tahun 1957 sampai sekarang.

Generasi Bahasa Pemrograman

Pada industri komputer dikenal pembagian generasi, yang menandai sebuah
evolusi dalam perkembangan bahasa pemrograman.

First-Generation Language (1GL) adalah bahasa mesin atau level instruksi dan data, yang diberikan kepada prosesor agar dapat bekerja. Pada komputer konvensional terdiri dari deretan angka 0 dan 1.

Second-Generation Language (2GL) adalah bahasa pemrograman assembler (orang juga mengenalnya sebagai bahasa assembly). Pada bahasa perograman generasi kedua ini assembler mengubah pernyataan bahasa pemrograman ke bahasa mesin.

Third-Generation Language (3GL) merupakan bahasa pemrograman yang masuk dalam generasi ketiga. Ini adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi, seperti PL/1, C, atau Java. Untuk dapat menggunakan bahasa pemrograman ini, dibutuhkan pengetahuan dan penguasaan terhadap bahasa pemrograman itu sendiri. Dalam bahasa pemrograman, sebuah compiler akan mengubah pernyataan yang dibuat oleh bahasa pemrograman ke bahasa mesin. Misal pada bahasa pemrograman Java, diperoleh output yang disebut bytecode. Output ini kemudian akan diubah ke bahasa mesin oleh Java Virtual Machine.

Fourth-Generation Language (4GL) adalah bahasa pemrograman yang didesain lebih “natural”, sehingga makin mudah digunakan. Pada generasi keempat ini, bahasa pemrograman sudah dapat digunakan untuk mengakses sebuah data base.

Fifth-Generation Language (5GL) adalah bahasa pemrograman yang menggunakan interface pengembangan visual atau grafik untuk membuat bahasa sumbernya, yang biasanya di-compile dengan compiler 3GL atau 4GL. Microsoft, Borland, IBM dan perusahaan lain memroduksi pemrograman visual 5GL, contohnya untuk pengembangan aplikasi Java. Pemrograman visual memungkinkan Anda untuk
membayangkan dengan mudah hirarki dari kelas pemrograman yang berorientasi obyek, dan men-drag ikon-ikon untuk menyusun komponen program.

Perkembangan

Perkembangan bahasa pemrograman dimulai pada tahun 1949 dengan hadirnya Short Code, bahasa pemrograman komputer pertama yang digunakan dalam peralatan komputer elektronik. Ini masih berupa bahasa pemrograman manual (hand-compiled). Pada tahun 1951, Grace Hopper yang bekerja pada Remington Rand mulai bekerja untuk mendesain sebuah compiler yang diberi nama A-0. Pada tahun 1957, bahasa pemrograman ini kemudian dirilis oleh Rand dengan nama Math-matic. Kemudian Alick E. Glennie, di waktu senggangnya di Universitas Manchester, berhasil membuat programming system bernama AUTOCODE pada tahun 1952. Sekitar lima tahun setelahnya dirilislah mathematical FORmula TRANslating (FORTRAN), dan menjadi salah satu bahasa pemrograman yang mudah digunakan pada tahun itu. FORTRAN dibuat oleh tim yang diketuai oleh John Backus, yang kemudian juga memiliki konstribusi dalam pembuatan bahasa pemrograman ALGOL. Setahun kemudian, muncul FORTRAN II yang mampu menjalankan perintah
subroutines dan koneksi ke bahasa assembly. Dan, pada tahun yang sama juga dirilis bahasa pemrograman ALGOL. Pada tahun 1960 muncul ALGOL 60. Bahasa pemrogramana ini sangat popular di Eropa pada pertengahan 1960-an. Pada tahun 1962, APL (A Programming Language) dirilis oleh Kenneth Iverson. Pada tahun yang sama juga dirilis FORTRAN IV.

Perkembangan bahasa pemrograman terus berlanjut dengan munculnya berturut-turut APL/360 dan PL/1 pada tahun 1964, SNOBOL3 pada 1965, FORTRAN 66 dan LISP 2 pada 1966, SNOBOL 4 pada 1967, ALGOL 68, ALTRAN, dan COBOL. Pada tahun 1975, Bob Albrecht dan Dennis Allison merilis Tiny BASIC. Pada tahun yang sama, Bill Gates dan Paul Allen merilis BASIC yang mereka jual ke MITS (Micro Instrumentation and Telemetry Systems). Tahun-tahun selanjutnya, beberapa bahasa pemrograman baru bermunculan. Di antaranya AWK yang dirilis tahun 1978; Smalltalk-80, Modula-2, Franz LISP pada tahun 1980; dan ISO Pascal serta PostScript yang dirilis pada tahun 1982. Pada tahun 1983 dirilis bahasa pemrograman Ada. Nama tersebut diambil dari Lady Augusta Ada Byron, yang menyandang gelar programer komputer pertama karena hasil kerjanya pada Charles Babbage’s analytical engine di tahun 1842. Tahun 1986, selain Apple telah merilis Object Pascal dan Borland merilis Turbo Prolog, pada tahun yang sama juga dirilis bahasa pemrogramanC++ dan Eiffel. Setahun sesudahnya dirilis Turbo Pascal version 4.0. Bahasa pemrograman C++ berkembang
pesat dengan dirilisnya C++ 2.0 pada tahun 1989, dan C++ 2.1 pada tahun 1990. Ini berbarengan dengan dirilisnya FORTRAN 90. Setahun kemudian, Microsoft kembali merilis Visual Basic, yang kemudian memenangkan penghargaan BYTE’s Best of Show saat COMDEX. Bahasa pemrograman terus berkembang hingga tahun ini, dengan diilisnya Java 2 (versi 1.4), Python 2.2, J#, dan F#.

Comments»